Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget



Festival Organisasi Masyarakat Sipil Jember, Ajak Rembuk Ratusan Perempuan

 

Foto: Peserta rembuk perempuan sedang berdiskusi yang dibagi dalam 4 isu.

GPPJEMBER.COM: Gerakan Peduli Perempuan (GPP) Jember bersama Forum Jember Sehat (FORJES) menggelar acara Festival Inovasi Oganisasi Masyarakat Sipil (OMS) bertempat di Aula PB Sudirman pada Rabu (26/7/2023).

Acara yang didukung oleh USAID MADANI, Family Health International 360 (FHI 360) itu bertujuan untuk mempresentasikan bahwa masyarakat Jember melalui OMS bisa mengambil peran dan berkontribusi secara positif dalam proses pembangunan di Kabupaten Jember.

“ Tujuan acara ini untuk mengenalkan dan mempresentasikan hasil kerja maupun karya setiap OMS yang berada di Kabupaten Jember yang berkontribusi pada pembangunan Jember” Ujar Nurul Hidayah Ketua FORJES.

Festival ini menyuguhkan berbagai kegiatan di antaranya gelar karya OMS anggota FORJES, gelar stand UMKM dampingan OMS, pemeriksaan kesehatan gratis bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, dan rembuk perempuan Jember.

Acara berlangsung semarak, berbagai tampilan dari perwakilan OMS mulai dari senam Ojo Kawin Bocah, senam Alfabet yang dipandu oleh teman tuli untuk membuka kesadaran kepentingan kaum difabel, serta hadrah stop kawin anak.

Acara dihadiri oleh Sekretaris Bappeda Jember, Agus Sucahyo. Dihadiri pula oleh Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan Bappeda Sandy Cahyono, perwakilan dari OPD di antaranya DP3AKB, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Bakesbangpol, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Polres Jember, Kepala RRI Jember, Kecamatan Sumbersari, dan Kelurahan Sumbersari.

Festival dibuka oleh Sekretaris Bappeda Jember, Agus Sucahyo yang juga menyampaikan sambutan dari Bupati Jember Hendy Siswanto karena berhalangan datang. Mewakili Bupati Hendy menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang ditunjukkan untuk GPP dan Forjes atas penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Acara dihadiri lebih dari 100 perempuan dari berbagai OMS, institusi,  yang tersebar di Kabupaten Jember.  Meliputi GPP Jember, Perpenca, Tanoker, Stapa, Gerkatin, Fatayat, Aisyiyah, KPI, YPSM, SuaR Indonesia, Migrant Care, Sekoper, Muslimat, Pasar Kita, PSG Unej, PSG Unipar, PSG UIN KHAS, Satgas STIA Pembangunan, Satgas Polije, Save NKRI, Permata, WKRI, PKK, LBH Takawida, GOW, AJI Kota Jember, PWI Jember, SPPK Puger, WHDI, SBMI, Sekolah Bok ebok, Sekolah Eyang, SPM, IGTKI, Himpaudi, IBI, Desbumi, Srikandi, Peace Leader, Genre, Puskesmas Sumbersari dan Kader Posyandu Sumbersari.

Mereka berkumpul dan berembuk membahas 4 (empat) isu di antaranya kesehatan reproduksi, ekonomi perempuan, pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak, dan kepemimpinan perempuan. 

Sementara itu, menurut Sri Sulistiyani, Direktur Gerakan Peduli Perempuan (GPP) Jember, kegiatan rembuk perempuan Jember, sebagai wadah untuk menyalurkan aspirasi kaum perempuan dalam rangka menggagas solusi positif, mencari jalan keluar dari persoalan perempuan di Jember. Seperti tingginya AKI/AKB, stunting, kekerasan terhadap perempuan dan anak. Serta pemberdayaan ekonomi perempuan dan kesehatan reproduksi.(fitri)



Posting Komentar

0 Komentar